Sosial
Jadi Kawasan Agrowisata Favorit Kota Palu, Kebun Anggur Duyu Bangkit Bukti Kerja GTRA
π
Dipublikasikan
Sunday, 01 February 2026 - 05:42 WIB
π’
Unit Kerja / Kantor
Tegal
Program yang berjalan sejak 2021 tersebut mendorong penataan aset dan akses bagi masyarakat, khususnya para penyintas bencana. Melalui pendekatan terpadu, GTRA Kota Palu berhasil mengubah kawasan rawan menjadi zona produktif berbasis pertanian modern, yang tidak hanya meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat.
Perencana Ahli Muda Dinas Pertanian sekaligus anggota GTRA Kota Palu, Sutikno Teguh Asparianto, mengaku bangga dapat terlibat dalam pengembangan Kampung Reforma Agraria Duyu Bangkit. Ia menilai perubahan yang dirasakan warga cukup signifikan, terutama dari sisi peningkatan pendapatan. βPerkembangan dari segi pendapatan teman-teman di sini menonjol. Karena dari sejarah panjangnya, mereka sebenarnya penyintas bencana,β ujar Sutikno saat ditemui di Kebun Anggur Duyu, Palu, Sulawesi Tengah.
Sebagai lembaga yang dibentuk untuk mempercepat pelaksanaan Reforma Agraria, GTRA Kota Palu yang dikoordinasikan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan setiap intervensi pemerintah berjalan tepat sasaran. βSejak 2021 kami tergabung dalam Gugus Tugas Reforma Agraria Kota Palu. Kebetulan Pak Wali Kota sebagai ketuanya, beliau memerintahkan kami untuk mendukung program ini, dan BPN berperan sebagai koordinator. Jadi semua kegiatan dapat terkoordinasi dengan baik,β jelas Sutikno.
Manfaat program ini juga dirasakan langsung oleh warga sekitar, termasuk mereka yang tidak tergabung dalam kelompok tani utama. Ibrahim, salah satu warga Desa Duyu, mengungkapkan bahwa menanam anggur menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarganya. βBersyukur lah, dapat penghasilan tambahan selain dari warung. Berkat terkenal juga kampung Duyu Anggur ini,β ujarnya.
Ia menuturkan, dari 20 pohon anggur yang ditanam sejak tiga tahun lalu, kini ia dapat memanen hingga tiga kali dalam setahun dengan penghasilan sekitar empat juta rupiah setiap kali panen. Menurutnya, budidaya anggur tersebut bermula dari inisiatif pribadi setelah melihat referensi dari YouTube serta arahan Ketua Petani Kampung Anggur Duyu Bangkit. βKami coba-coba dulu, dan ternyata lumayan. Bibit awalnya juga dikasih oleh pak ketua,β tambahnya.
Keberhasilan Kampung Reforma Agraria Duyu Bangkit menunjukkan bahwa sinergi lintas sektor melalui GTRA Kota Palu mampu mengubah kawasan terdampak bencana menjadi wilayah produktif dan berdaya saing. Melalui penataan lahan dan pemberdayaan masyarakat, program ini menjadi bukti konkret bahwa Reforma Agraria dapat meningkatkan kesejahteraan serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. (MW/FT)
#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia
Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional
X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id
WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000
Terkaits
Sosial
Kabupaten Tegal
Bagikan Berita
Wilayah Terkait
π
Kabupaten Tegal
Unit Kerja Terkait
Berita Lainnya
Sosial
Masyarakat Penerima Manfaat Reforma Agraria Meningkat 26%, Tanah Produktif untuk Kesejahteraan Masyarakat
π
1 day ago
Sosial
Ekspose Manajemen Talenta Kementerian ATR/BPN, Wamen Ossy: Kedepankan Meritokrasi untuk Karier Pegawai Berdasarkan Kompetensi
π
1 day ago
Sosial
Kementerian ATR/BPN Catat Redistribusi Tanah 4,39 Juta Hektare dalam Pelaksanaan Reforma Agraria
π
1 day ago
Sosial
Sebulan Berjalan, Live TikTok MasNya ATR/BPN Jangkau 370.000 Penonton
π
1 day ago
Sosial
Wamen ATR/Waka BPN Minta Irjen Baru Perkuat Pengawasan Internal dan Early Warning System
π
3 days ago
π°
Tetap Terinformasi
Dapatkan update berita terbaru langsung ke email Anda